Welcome To My Blog,please leave comment!!

Laman

Tampilkan postingan dengan label kesenangan semata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesenangan semata. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Januari 2012

K-POPers (bias part 2)

ehem..ehem!! *suara kakek kakek*
mana??mana??
PING SERIUSSS!!!
apaan?
BACA JUDULNYA SAYANG!!
ooo...karena loe semua TWINKY LOVERS jadi gue bakal share bisa gue yang KE2...*joget i'm the best*

jadi bias gue yang kedua ini tidaklah lain dan tidak lah bukan LEE DONGHAE
*awwwwwwwwwwww*
#curi TOA musholla
orang yang gantengnya sama kayak aku,padahal dia plagiat mukaku #dikeplak elfishy
jadiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii....

Nama asli: Lee Donghae
Nama Mandarin: Dong Hai
Nama panggilan: Fishy (sebenarnya hanya “Fish” tapi cara nyebutnya dalam bahasa Korea jadi kayak Fishy), Donghae Bada (East Sea/Laut Timur), Pinocchio (dinamain Heechul), Dorobbong (bagian dari Bbong bersaudara dengan Heechul dan U-Know Yunho), Tiger/Macan (dari Shio China)
Tanggal lahir: 15 Oktober 1986
Tempat lahir: Mokpo, Provinsi Jeolla Selatan
Tinggi badan: 175 cm
Berat badan: 60 kg/132 lb (Donghae bilang di Itta Upta 4/4/09 beratnya 59kg)
Golongan darah: A
Agama: Kristen
Posisi: lead dancer, rapper, sub-vocal

Coba diliat deh...

"&layout=standard&show_faces=false&width=100&action=like&font=arial&colorscheme=light"' frameborder='0' height='30' scrolling='no' style='border:none; overflow:hidden; '/>

Sabtu, 31 Desember 2011

HAPPY NEW YEAR

#teeeeeeeeeettt tretetttttttttttttt
suara beribu ribu terompet sudah mulai terdengar menggema di telinga masing masing orang,padahal malam pergantian taun pun masih kurang beberapa jam lagi. inikah yang dinamakan semangat TAHUN BARU?

#yeeeee
meskipun hujan gerimis mengguyur tubuh,semangatnya pun tak surut dan tak luntur untuk menyambut malam pergantian tahun.inikah yang dinamakan semangat TAHUN BARU?

#toooooooooosss pletakkkkk
suara kembang api pun tak mau kalah untuk meramaikan malam TAHUN BARU yang bisa dibilang tidak seperti malam tahun baru yang lainnya,bisa dibilang lagi malam TAHUN BARU ini malam TAHUN BARU penuh hujan.KECEWA?? tidaklah, semua kejadian yang dialami itu haru disyukur.

hmmmm... apalagi ya yang digunakan untuk memeriahkan malam TAHUN BARU kali ini? itulah pertanyaanku sendari tadi? dari tadi aku tidak mendengar suara mercon bergemerisik di telingaku. atau mungkin cuma hanya gara gara hujan? oo...come on, mana semangat TAHUN BARU kalian?
#padahal aku juga ndekem di rumah takut masuk angin

Coba diliat deh...

"&layout=standard&show_faces=false&width=100&action=like&font=arial&colorscheme=light"' frameborder='0' height='30' scrolling='no' style='border:none; overflow:hidden; '/>

Jumat, 30 Desember 2011

K-POPers (bias part 1)

kenapa gue kasih judul K-POPers,y karena gue itu penggemar korea. tp gak fanatik juga sih,soalnya gue masih baru jadi K-POPers,palingan juga baru 1 tahun. bias gue itu ada banyak salah 1nya itu : Luna (fx) Minho (SHINee) Taechyon (SNSD) Seohyun (SNSD) Sully (fx) Donghae (SJ) dan masih ada banyak sih, tapi kali ini gue akan bahas tentang bias gue yang pertama LUNA...
#awwww


wuuuuu cantikkan bias gue...
 Real Name: Park Sun Young (박선영)
 Date of Birth: August 12, 1993
 Hobbies/Specialties: Singing, Chinese, Dance
 Luna Jago banget nyanyi dan dance karena mulai berlatih serius sejak tahun 2006. (pantes aja suaranya bagus kayak gue... :D)
*ketara banget copasnya #tutup muka#*

MAU TAU KOLEKSI FOTO LUNA DI KOMPUTER GUE!!!
#mau banget






sebenernya masih ada banyak sih!! tp y gitu deh
tp gue gamau pamer kecantikannya luna
hahaha :D

Coba diliat deh...

"&layout=standard&show_faces=false&width=100&action=like&font=arial&colorscheme=light"' frameborder='0' height='30' scrolling='no' style='border:none; overflow:hidden; '/>

Sabtu, 23 Juli 2011

LEGENDA TERJADINYA ANAK-ANAK BAKPIA (Bravo AreK PItoe A)

Pada 9 July 2010 (kalo gag salah) kita semua pertama kali d pertemukan.
Kita tak mengenal 1 sama lain..
Lingkungan kita sama sekali tak ada 1 sapaan.(kecuali lek est kenal)
Dahulu sifat KITA semua masih tertutup dan belum sama sekali terlihat.
Kita semua pertama kali bertemu di ARSINESA lebih tepatnya lagi kita bertemu pada waktu MOS d GRUP B...
Kita adalah: (sori rodok lali urutan.E)
  1. Aditya Prawira N. (kembarane BAGUS)
  2. Alan Sabri
  3. Bagus M.P (kembarane ADIT)
  4. Fajar Abifian A.
  5. Fajrin Akbar R.C
  6. Irsyadi Azrayodha B.
  7. M. Alif Dio R.
  8. Roshief Fani M.
  9. Twinky Andrean T.
  10. Viqih Alifian S.
  11. Alifah Fajriyyatul I.
  12. Devi Afifa Y.
  13. Dewanty Maya P.
  14. Dian Fatma L.
  15. Diananda Nur I.
  16. Dilla Wahyu P.
  17. Efourtharista Nur A.S (angel men...?)
  18. Firda A.S
  19. Fitri Almaidah (dah pindah kelas)
  20. Miftakhul Jannah
  21. Nadya Puspita
  22. Nizzah Febri T.
  23. Nurul Aisyah L.
  24. Sevilla Ihza S.
  25. Veny Pradita A.
  26. Igga Sukmaningtyas (pindah kelas)
  27. Devica Intan (pindah kelas)
  28. M.Fabri (pindah kelas juga..)
Selama 1 minggu menjalani MOS kita hampir sudah mengenal 1 sama lain,,,seperti menyapa, bersahabt, sampai PDKT pun ada (iyo ta?).
Terakhir kita MOS adalah waktu PERSAMI kita merasakan artinya kerja sama dalam 1 regu (lebih tepatnya c 2 kanh regu COWOK & CEWEK). Setelah PERSAMI selesai barulah keesokan harinya (tanggal 19 July 2010 cuy,,,) kita mulai memasuki KELAS 7A mulai menggunakan baju SMP (ihirrrrrr,,,)
Di situlah kita mulai ber Organisasi dengan KETUA : Irsyadi Azrayodha B.
dan sekarang berganti menjadi Firda Amelia S.
Dan berkat jasa dari Firda Amelia S. jadilah AKRONIM nama KELAS 7A menjadi
"BAKPIA GRASEA ARSINESA"
lebih sering  disingkat ABG <anak bakpia="" grasea=""></anak>
DAN JADILAH "KELAS BAKPIA YANG BERBAHAGIA SELAMAT SENTAUSA (kayak UUD '45 aja)"

NB: MAAF BUAT ANGGOTA BARU BAKPIA
  1. AL Elba Priya K.
  2. Riandika Sarah C.
  3. Rizky Septia
  4. Silvi Qothrun N.
  5. Yessycha Aprilia U.
sorry gag tak tulis

by:
anak BAKPIA


Coba diliat deh...

"&layout=standard&show_faces=false&width=100&action=like&font=arial&colorscheme=light"' frameborder='0' height='30' scrolling='no' style='border:none; overflow:hidden; '/>

Setiap Rabu[Bagian 2]

Di rumah aku mengambil bir kaleng dari kulkas dan meminumnya di dapur. Aku tidak duduk tapi menyandarkan badan di dinding sebelah pintu ruangan yang dijadikan gudang. Saat kepalaku masih saja berputar-putar kebingungan karena kejadian tadi, kudengar bunyi seperti kayu patah—keluar dari pintu gudang di kananku.
Aku diam, berpikir sambil memandangi kaleng bir di tanganku—khawatir salah mengambil minuman. Tidak, itu bir. Tak mungkin aku langsung mabuk karena beberapa teguk.
Suara itu terdengar lagi.
Penasaran, aku lalu membuka pintu gudang dan heran melihat di sebelah kanan gudang ternyata ada pintu lagi. Pintu itu sedikit terbuka. Seingatku tidak ada pintu di sana. Tapi setelah kupikir lagi, aku juga tidak begitu yakin karena tidak sepenuhnya hapal rumah ini. Rumah ini milik istriku. Setelah menikah, ia menyarankan untuk menempati rumahnya saja.
Aku masuk ke gudang, membuka pintu yang ada di dalamnya dan melihat ada tangga menuju ruang bawah tanah. Pantas saja aku tak melihat pintu itu karena seharusnya ada sebuah lemari menghalanginya. Kulihat lemari itu telah bergeser.
Aku menuruni tangga. Dari bawah kudengar suara seperti bunyi mesin pompa air yang aneh. Kadang bunyi itu bernada tinggi, kadang rendah. Suara itu bersahut-sahutan seperti sedang berdebat. Ketika telah sampai di lantai bawah, aku menemukan sebuah pintu lagi—juga sedikit terbuka.
Suara seperti kayu patah kembali terdengar. Bunyinya bergema.
Aku mengira seseorang di dalam ruangan itu sedang memukul meja atau kursi atau benda lain yang terbuat dari kayu.
Perlahan kudorong pintu itu, sepelan mungkin, hingga tiada bunyi yang keluar. Aku tak ingin mengagetkan siapa pun yang ada di dalamnya. Tapi, yang terjadi justru sebaliknya, aku yang terkejut! Namun aku tak mampu bersuara. Aku membeku seperti fosil dinosaurus melihat pemandangan di depanku; sebuah pemandangan yang belum pernah kulihat seumur hidup. Di depanku berdiri sesosok berwarna coklat memakai pakaian istriku. Sosok itu mempunyai kulit berkerut-kerut seperti kulit pohon berumur ratusan tahun. Tidak jelas hidung dan mulutnya karena ia punya lubang gelap di wajahnya.
Aku mundur, mencoba kabur namun tak mujur—tanganku ditangkapnya. Perlahan sosok itu berubah warna menjadi kuning dan dalam waktu singkat dia telah mempunyai wajah serta kulit seperti yang dimiliki manusia. Sosok itu berubah menjadi istriku.
Aku menarik napas dan terbatuk. Sepertinya aku lupa menghirup udara untuk beberapa detik.
“Kau?” kataku terbata-bata.
Sosok itu diam.
“Siapa kau?”
“Sayang,” ia menghela napas, “nanti kujelaskan di atas.”
Aku seperti orang hilang ingatan, mau saja dituntunnya ke atas hingga kami duduk di sofa. Ia menghadapku sambil terus memegangi tanganku.
“Sayang, apa kau mencintaiku?” tanyanya lembut.
Pertanyaan apa pula itu.
“Apa kau menerimaku apa adanya?” lanjutnya. “Apa kau bahagia selama ini, Sayang?”
Ya Tuhan apa-apaan ini. Tentu saja aku mencintai istriku, perempuan yang menyenangkan yang membuatku serasa di surga, pikirku.
“Dan apa kau tetap merasa di surga setelah tahu bentuk sebenarku?”
Aku ternganga, ia bisa membaca pikiranku.
“Sayang, aku mencintaimu. Aku menerimamu karena kutahu kau tulus mencintaiku,” katanya.
“Siapa kau?”
Dia tersenyum. “Apa itu penting? Bukankah kau bilang tidak perduli latar belakangku?”
Aku terdiam. Kuremas tangannya, kudapati kelembutan di sana. Kuangkat tangannya, kulihat betapa mulus dan terawatnya kulit itu—tak ada lagi kerutan batang pohon. Kutatap dia, kutemukan wajah manis dengan lekuk hidung dan bibir indah menghiasi wajahnya yang bersih.
Apakah penting buatku untuk mengetahui siapa atau apa istriku ini?
Apakah penting bagi mataku untuk melihat bentuk aslinya?
Bukankah kita selalu melihat segalanya seperti yang kita mau?
Bukankah banyak wanita merekayasa bentuknya agar bisa memanipulasi pandangan orang lain?
Lalu, salahkah orang atau apa pun yang ada di depanku ini jika ia juga melakukannya?
Aku meletakkan kedua tanganku di wajahnya.
“Sayang, aku mencintaimu, sungguh,” katanya.
Kulihat matanya mulai berkaca-kaca. Ia mendekatkan wajahnya lalu kurasakan bibirku bertemu dengan bibirnya. Tubuhnya, kehangatannya, nada suaranya, bahkan air matanya, semuanya terasa begitu nyata. Apakah penting buatku untuk mengetahui hal sebenarnya? Aku sudah tak dapat lagi memikirkannya karena ia kembali membuatku serasa di nirwana.
[Tamat]

Coba diliat deh...

"&layout=standard&show_faces=false&width=100&action=like&font=arial&colorscheme=light"' frameborder='0' height='30' scrolling='no' style='border:none; overflow:hidden; '/>